Desa Pematang Tinggi
Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan
Paskibra Desa Pematang Tinggi Banjir Pujian, Sukses Jalankan Tugas Pengibaran Bendera

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Desa Pematang Tinggi mendapat apresiasi setelah sukses melaksanakan tugas pengibaran bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Upacara yang berlangsung di Lapangan Desa Pematang Tinggi tersebut berlangsung khidmat. Paskibra tampil tertib dan disiplin selama prosesi pengibaran.
Penampilan para anggota Paskibra mendapat apresiasi dari unsur Perangkat Desa Pematang Tinggi, tokoh masyarakat, serta warga yang menyaksikan jalannya upacara.
Dengan formasi yang terjaga, langkah tegas, dan sikap disiplin, para anggota Paskibra berhasil menjalankan rangkaian tugas dengan baik. Prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih hingga mencapai puncak tiang berlangsung tertib dan penuh penghormatan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan dan latihan yang dilakukan secara intensif selama lebih dari satu bulan. Pembinaan melibatkan unsur TNI, Polri, serta senior Paskibraka dengan fokus pada kemampuan teknis, kedisiplinan, mental, etika, dan pemahaman terhadap makna penghormatan kepada bendera negara.
Koptu Samsul dari Koramil 1416-07 Tampo menjadi salah satu pelatih yang berperan dalam membentuk kemampuan fisik, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta kekompakan formasi anggota Paskibra.
Menurutnya, pembinaan Paskibra tidak hanya berorientasi pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga pembentukan mental dan kedisiplinan generasi muda.
“Kami tidak hanya melatih cara berjalan dan menghormat. Kami membentuk mental baja. Saat mereka berdiri di depan lapangan, mereka mewakili nama baik sekolah, kecamatan, dan bangsa. Kalau bukan sekarang mereka belajar disiplin, kapan lagi?” ujar Koptu Samsul setelah upacara penurunan.
Dari unsur Polri, Aiptu La Sarjiman dari Polsek Tampo memberikan pembinaan terkait tata upacara, sikap, serta pemahaman mengenai makna simbol-simbol negara.
Ia menekankan pentingnya keseriusan dalam setiap gerakan karena tugas mengibarkan dan menurunkan bendera Merah Putih merupakan bagian dari prosesi yang sarat dengan penghormatan terhadap negara.
“Mengibarkan dan menurunkan bendera itu sakral. Tidak boleh ada main-main. Saya ajarkan anak-anak bahwa bendera Merah Putih adalah harga diri bangsa. Karena itu latihan diulang sampai mereka benar-benar paham dan mampu,” kata Aiptu La Sarjiman.
Sementara itu, Sabarudin, Purna Paskibraka Nasional 1992 yang disebut pernah bertugas di Istana Negara, turut memberikan pembekalan mengenai etika, mental, dan protokoler kepada para anggota Paskibra.
Pengalaman tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para anggota yang menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Dulu saya berdiri di Istana. Hari ini adik-adik berdiri di Lapangan Laskar Napabalano. Bedanya tempat, tapi maknanya sama: menjaga kehormatan Merah Putih. Saya bilang ke mereka, jangan lihat ini hanya upacara. Ini amanah. Laksanakan dengan dada bangga dan hati ikhlas. Dan mereka buktikan hari ini,” ujar Sabarudin.
Kolaborasi antara unsur TNI, Polri, dan senior Paskibraka tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan anggota Paskibra yang memiliki keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme.
Prosesi penurunan bendera pada Senin sore menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian masyarakat. Bendera Merah Putih diturunkan secara perlahan dan dilipat dengan tertib sebelum diserahkan kepada petugas pembawa untuk selanjutnya dikembalikan kepada Camat Napabalano selaku Pembina Upacara.
Seluruh rangkaian prosesi berlangsung tanpa kendala yang dilaporkan dalam kegiatan tersebut.
Sejumlah warga yang menyaksikan upacara memberikan apresiasi terhadap penampilan Paskibra Kecamatan Napabalano. Mereka menilai para anggota mampu menjalankan tugas dengan rapi, kompak, dan penuh wibawa.
“Rapi, kompak, dan penuh wibawa. Bikin merinding,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan prosesi tersebut.
Keberhasilan Paskibra Kecamatan Napabalano dalam menjalankan tugas pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat dalam menjaga kehormatan simbol negara.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi hasil dari proses latihan dan pembinaan yang dilakukan secara konsisten, serta dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam mempersiapkan para anggota Paskibra.



Eri Tristiyanto
25 Juli 2024 17:15:10
Selamat atas prestasi yang di raih. ...